Senin, 28 April 2008

tes ujian akhir sekolah tik materi webblog

Nurdin Mulai Pasrah

gimana Mau Maju kalo pemimpinnya gak bermoral

RAi GedeK!!!! kasian masayarakat sepak bolA punya pemimpin dipenjara!!!


Ketua Umum (Ketum) PSSI Nurdin ”NH”Halid terlihat pasrah.NH siap mundur bila statusnya sebagai ketum terbentur Pasal Kriminal di Pedoman Dasar (PD).

Dalam revisi PD yang diserahkan ke AFC dan FIFA, PSSI memang memasukkan larangan bagi seorang kriminal menjadi pengurus, seperti tertera dalam Pasal 25. Namun, dalam penjelasan 1.17, larangan ini hanya berlaku bagi seseorang yang dinyatakan bersalah oleh pengadilan lebih dari lima tahun.

Namun, NH mengungkapkan, posisinya sebagai ketum tetap tidak terlindungi pasal itu meski Mahkamah Agung hanya memvonisnya dua tahun penjara.Sebab,keputusanmunduratautidakdirinya sepenuhnya berada di tangan anggota. ”Saya tidak diuntungkan pasal itu.

Kan ini bukan kepentingan orang per orang, melainkan organisasi.Semua tergantung anggota. Bila mereka meminta saya mundur, pasti langsung dilaksanakan. Tapi, mana? Belum ada surat yang meminta Munaslub untuk mengganti saya,”ungkap NH kepada SINDO,kemarin.

Mantan Manajer PSM Makassar ini menambahkan,AFC merekomendasikan definisi kriminal sesuai ketentuan yang berlaku di Indonesia.PSSI lalu menerjemahkannya dengan menggunakan rujukan UU Pemilunomor12/2003danKitab Undang-Undang HukumAcara Pidana (KUHAP).

Namun, PSSI tetap menolak penetapan batas kriminal lima tahun sebagai standar ganda dengan berlindung pada beberapa pasal hukum di Indonesia. ”AFC sudah tahu hukum Indonesia. Pengertian kriminal yang dimaksud AFC dalam arti luas dan berlaku di sini. Terlihat picik bila melarang pemain merumput setelah memukul wasit sampai meninggal, lalu dihukum pengadilan.

Standar ganda hanya diembuskan oleh orang yang sakit hati lantaran tidak saya masukan sebagai pengurus,”paparnya. NH memberikan garansi perombakan pengurus akan dilakukan bila PD sudah mendapatkan persetujuan FIFA. Namun, perombakan pengurus tersebut juga merujuk sikap anggota PSSI yang mengalami pengurangan dari 627 suara menjadi 88.

”Merombakpengurusakan dilakukan sebagai konsekuensi disahkannya PD PSSI yang baru. Tidak perlu menunggu 2011.Tapi, tetap saja anggota yang memutuskan. Di sinilah kesulitannya lantaran sosialisasi belum dilakukan,” ujarnya. PSSI tetap berdalih sosialisasi PD dilakukan bila FIFA sudah memberikan persetujuan.

Namun,mereka tidak bisa memberikan garansi anggota menerima pengurangan jumlah suara tersebut. Sikap NH ditanggapi dingin Persikabo Bogor. Klub berjuluk Laskar Padjajaran tersebut menilai sikap NH tetap bias.Terlihat aneh bila NH akan merombak pengurus, sementara dirinya belum tetap tidak mau mundur sebagai ketum.

”Tapi,kalau ada niat mundur dan merombak pengurus, itu sudah bagus. Secara moral, seharusnya dia malu. Hal biasa bila bahasanya kemudian bersayap,kanitu bahasa politik. Apa pun statementnya, selalu menyebar.Di Indonesia, elite kalau mau belajar politik, ya di PSSI dan BLI,” tandas Manajer Teknik Persikabo Edison Hutahean.

Tidak ada komentar: